Cara membuat tauge dan kecambah

Cara membuat tauge dan kecambah tanpa ekor atau akar dan tudung

http://www.kampret.id/2015/08/cara-membuat-tauge-dan-kecambah.html

Bagi Anda yang suka memasak atau membuat campuran makanan menggunakan tauge atau kecambah, Serta ingin mengkonsumsi tauge atau kecambah yang enak dan sehat tanpa bahan pengawet?
Membuat tauge atau kecambah sendiri lebih pasti lebih terjaga untuk kualitas dan mutunya, maka dari itu disini akan berbagi sedikit informasi bagaimana cara membuat tauge atau kecambah yang baik tanpa ekor dan tudung.

Untuk menghasilkan tauge atau kecambah tampa buntut atau akar bahkan tanpa tudung, caranya pun sangatlah mudah dan tidak membutuhkan biaya yang mahal.
Anda tidak usah repot-repot memotong buntut atau akar dan memisahkan tudungnya

  • Hari pertama
Cuci bersih kacang hijau atau kedelai kemudian rendam kacang hijau atau kedelai selama 24 jam, rendaman kacang hijau biarkan terbuka tidak usah di tutup.

    Untuk percobaan cukup gunakan 1/2 kg kacang hijau atau kedelai dulu aja

    -Langkah pertama

    Siapkan wadah plastik yang berlubang-lubang serta siapkan juga wadah plastik yang rapat dan pas untuk menampung tetesan air siraman, letakkan persis di bawah wadah pertama

    -Langkah kedua

    Alasi wadah yang sudah di siapkan tadi dengan kain flanel, kalau Anda tidak mempunyai kain flanel Anda juga bisa menggunakan kain putih biasa.

    -Langkah ketiga

    Alasi lagi diatas kain flanel dengan kain strimin atau kassa nyamuk.

    -Langkah keempat

    Masukan kacang hijau atau kedelai yang sudah di rendah selama 24 jam tadi ke wadah yang sudah di siapkan kemudian ratakan.

    -Langkah kelima

    Tutup kacang hijau atau kedelai dengan kain putih basah,Alasi lagi dengan kain strimin atau kassa nyamuk

    -Langkah keenam

    Masukan kembali kacang hijau atau kedelai di atas kain strimin atau kassa nyamuk kemudian ratakan

    -Langkah ketujuh

    Tutupi kembali kacang hijau atau kedelai yang sudah di ratakan tadi dengan kain putih basah, lapisi lagi dengan kain strimin atau kain kassa nyamuk.

    -Langkah ke sembilan

    Masukan kembali kacang hijau atau kedelai kemudian ratakan, setelah itu tutup dengan kain putih basah. 
    Ini adalah lapisan terakhir.

    Simpan di tempat yang gelap dan tidak terkena cahaya matahari, bisa juga Anda menyimpannya di box plastik kemudian tutup rapat.
    Kalau box masih transparan Anda dapat menutupnya dengan kain atau plastik hitam.

    • Hari ketiga
    Buka tutupnya lakukanlah penyiraman.
    -Anda tinggal menyiram semaian biji kacang hijau atau kedelainya saja
    -Disiram menggunakan air biasa yang bersih, lakukan penyiraman sebanyak dua sampai tiga kali sehari.
    -Siramlah dengan air secukupnya.
    -Siram di atas kain putih basah yang paling atas saja, tanpa harus membongkarnya.
    -Kalau sudah selesai tutup kembali tutupnya dengan rapat kemudian simpan kembali
    -Apabila air siraman yang turun kebawah terlalu banyak, Anda bisa membuangnya.
    Agar semaian tidak terendam air siraman, tapi karena tadi sudah di lengkapi dengan wadah penampung jadi di biarkan saja.

    • Hari keempat atau kelima
    Waktunya panen
    Angkat lembaran tauge atau kecambah yang dari kain strimin, seperti lembaran karpet.
    Lalu taruh di atas wadah kemudian gunting tauge atau kecambahnya, kalau misalkan Anda memakai kain kassa nyamuk yang kaku tauge atau kecambahnya bisa di potong menggunakan pisau.
    Jadi ekor atau akarnya masih tetap menempel di kain strimin yang berlubang-lubang.

    Untuk membuang tudung atau kulitnya, rendam tauge atau kecambah di tempat atau wadah yang besar, kemudian aduk sedikit agar tudung atau kulit tauge atau kecambah lepas dan mengapung kepermukaan air kemudian pisahkan (buang) kulit atau tudung tadi .
    Tiriskan tauge atau kecambah yang sudah bersih kemudian angin-angin.
    Setelah tauge atau kecambah kering Anda dapat membungkus atau dikemas.

    Coba kita hitung modal yang sudah di keluarkan:
    Modal kacang hijau atau kedelai 500gr  RP.15.000,- 
    Kalau beli di muntilan 1 kg cuma RP.23.00,-
    Setelah di buat tauge atau kecambah jadinya sekitar 1,9kg setelah di kemas jadi 9 atau 10 packs.
    sedangkan satu packs nya 200gr, kalau di supermarket harganya jadi RP.7000,- per packs.

    Kalau di jual RP.5000,- per packs untungnya kisaran RP.30.000,- kerjanya cuma satu jam perhari.

    Mudah bukan?? jadi tunggu apalagi??
    Semoga apa yang saya share bermanfaat,Cukup sekian dan terimakasih

    Share this

    Related Posts

    Previous
    Next Post »